Jika Saya Menjadi Menkominfo 2009 - 2014
Semakin luasnya penerapan Teknologi Informasi di berbagai bidang, telah membuka peluang yang besar bagi para tenaga profesional Tl untuk bekerja di perusahaan, instansi pemerintah atau dunia pendidikan di era globalisasi ini.
Secara global, baik di negara maju maupun negara berkembang, telah terjadi kekurangan tenaga profesional Tl. Menurut hasil studi yang diluncurkan pada April 2001 oleh ITAA (Information Technology Association of America) dan European Information Technology Observatory, di Amerika pada tahun 2001 terbuka kesempatan 900.000 pekerjaan di bidang Tl, diantaranya 425.000 pekerjaan tidak dapat terisi karena kekurangan pelamar yang memenuhi kualifikasi teknis dan non-teknis, dan satu diantara 3 pelamar tidak memenuhi ketrampilan yang dibutuhkan untuk menangani pekerjaan Tl. Di Uni Eropa yang terdiri dari 15 negara, terjadi kekurangan 1,9 juta tenaga Tl, negara Jerman sendiri memiliki 200.000 lowongan high-tech yang tidak bisa dipenuhi.
Dari wacana yang dikutip dari sebuah artikel mengenai perkembangan Telematika di Indonesia menyebutkan bahwa “Diwilayah ASIA seperti India, yang setiap tahunnya menghasilkan 200.000 tenaga profesional Tl, pada tahun 2008 akan mengalami kekurangan 2,2 juta tenaga Tl. Malaysia sampai akhir tahun 2000 membutuhkan lebih dari 15.000 tenaga Tl, Korea hingga tahun 2002 akan membutuhkan 50.000, Hongkong pada 2005 membutuhkan 17.000, dan Thailand selama 15 tahun ke depan butuh 800.000 tenaga Tl. (Sumber dari FEER: The Tug of War Continues For Asia's Best IT Brains, 11 Januari 2000, Dow Jones International News).
Menurut Bapak Aizirman Djusan, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan SDM Departemen Komunikasi dan Informatika dalam presentasinya di acara Workshop Sertifikasi Telematika, Gedung JDC Semarang tanggal 28 Juli 2005 yang lalu, memaparkan bahwa Kebutuhan dan Ketersediaan SDM Telematika di Indonesia adalah sbb:
Kesenjangan Kebutuhan dan Ketersediaan SDM-ICT
Tahun 2004 2005 2006 2007 2008
Kebutuhan 24,6 jt 26,4 jt 28,2 jt 30,3 jt 32,6 jt
Ketersediaan 8,2 jt 10,7jt 13,4 jt 16,4 jt 19,8 jt
Jml.Penduduk 225,0 jt 236,2 jt 248,1 jt 260,5 jt 273,5 jt
Data diatas menunjukkan, bahwa dari tahun ke tahun kebutuhan SDM Telematika semakin meningkat, dan Indonesia perlu memiliki strategi yang tepat untuk dapat memenuhi kebutuhan tersebut baik dari segi jumlah maupun kualitas (kompetensi). Secara sistematis perlu diadakan Pengembangan Program Studi Informatika jenjang D1 s.d. S3. pemberlakuan kurikulum resmi informatika di berbagai sekolah (SD s.d. Perguruan Tinggi), perlu segera ditingkatkan kompetensi standar kualifikasi penerimaan pegawai swasta maupun pemerintah, sosialisasi manfaat internet untuk peningkatan kualitas kehidupan, dan pemakaian aplikasi komputer di berbagai bidang kehidupan.”
Berdasarkan wacana tersebut, lulusan tenaga profesi dan sarjana di bidang Telematika masih sangat banyak dibutuhkan untuk mendukung kemajuan di segala bidang (ekonomi, pertanian, industri, instansi pemerintah, pendidikan dll) dan lowongan ini tersedia bukan hanya di Indonesia namun juga di manca negara. Untuk mengisi lowongan ini, lulusan jelas dituntut untuk memiliki kompetensi standar dan sertifikasi tingkat nasional atau internasional di bidang Telematika, dan bukan hanya sekedar gelar S1, S2 atau S3. Perguruan Tinggi menyiapkan lulusannya tidak hanya dengan gelar, namun juga siap mengikuti ujian sertifikasi nasional maupun internasional.
Jika saya berada diposisi sebagai Menkominfo periode 2009-2014, maka saya akan membuat kebijakan untuk mengadakan peningkatan kualitas SDM yang ada di seluruh Indonesia. Dan mencari bibit unggul yang berkompeten di bidang TI tersebut. Membuat suatu pembelajaran dan pengenalan mengenai Teknik Informatika kepada pelajar sejak dini. Sehingga tercipta banyaknya SDM yang lebih berkualitas.
Intinya adalah menggali lagi potensi – potensi SDM yang ada di Indonesia untuk lebih meningkatkan perkembangan Telematika agar lebih maju dari Negara lain.
Sumber : http://forumpendidikan.com/viewtopic.php?p=2762&sid=9b3f71acc4ff07cc7dc57cd36c148a64
Minggu, 06 Desember 2009
Ingin Menjadi Wirausaha
Ingin Menjadi Wirausaha
Sekarang ini banyak pengangguran yang disebabkan oleh kurangnya lapangan pekerjaan. Dan banyak juga para pekerja yang mendapat pekerjaan yang tidak sesuai dengan akademik yang didapat dari bangku sekoah dasar sampai bangku kuliah sekalipun.
Itulah sekilas yang saya ketahui dari dunia kerja. Dengan adnya hal – hal semacam itu, membuat saya belajar dan memikirkan apa yang akan saya lakukan kelak setelah lulus kuliah. Saya sudah mempunyai impian untuk menjadi seorang wirausaha.
Saya ingin membuka kesempatan bekerja untuk orang – orang yang tidak cukup memiliki keahlian yang spesifik. Dan merangkul mereka untuk bekerja secara profesional.
Saat ini persiapan yang saya lakukan masih sebatas melihat dan mencari tahu bagaimana seorang wirausaha dapat berhasil membawa usahanya kelak. Dan tentunya bertanya pada seorang yang memang menggeluti dunia wirausaha. Mencari informasi sebanyak mungkin tentang perkembangan di dunia wirausaha saat ini.
Membuka lapangan kerja bagi orang yang membutuhkan adalah cita – cita saya sejak dulu. Mungkin saya tidak bisa mewujudkannya sekarang. Mudah – mudahan kelak dapat terwujud atas seizin Allah SWT. Amin ^.^
Sekarang ini banyak pengangguran yang disebabkan oleh kurangnya lapangan pekerjaan. Dan banyak juga para pekerja yang mendapat pekerjaan yang tidak sesuai dengan akademik yang didapat dari bangku sekoah dasar sampai bangku kuliah sekalipun.
Itulah sekilas yang saya ketahui dari dunia kerja. Dengan adnya hal – hal semacam itu, membuat saya belajar dan memikirkan apa yang akan saya lakukan kelak setelah lulus kuliah. Saya sudah mempunyai impian untuk menjadi seorang wirausaha.
Saya ingin membuka kesempatan bekerja untuk orang – orang yang tidak cukup memiliki keahlian yang spesifik. Dan merangkul mereka untuk bekerja secara profesional.
Saat ini persiapan yang saya lakukan masih sebatas melihat dan mencari tahu bagaimana seorang wirausaha dapat berhasil membawa usahanya kelak. Dan tentunya bertanya pada seorang yang memang menggeluti dunia wirausaha. Mencari informasi sebanyak mungkin tentang perkembangan di dunia wirausaha saat ini.
Membuka lapangan kerja bagi orang yang membutuhkan adalah cita – cita saya sejak dulu. Mungkin saya tidak bisa mewujudkannya sekarang. Mudah – mudahan kelak dapat terwujud atas seizin Allah SWT. Amin ^.^
Langganan:
Postingan (Atom)
